Pajak Umrah Naik 5%,Bunyamin Yapid :Bukan Alasan menundah Pemberangkatan Jamaah

MakassarOKE, Makassar – Kebijakan kerajaan Arab Saudi untuk menaikkan tarif pajak untuk umrah sebesar 5 persen nampaknya berdampak bagi pengusaha biro haji dan umrah di seluruh Indonesia, kebijakan ini jelas berpengaruh terhadap kebijakan pengusaha umrah itu sendiri.

Beda halnya dengan travel peraih penghargaan sebagai travel terbaik nasional An nur travel, melalui Ceo nya Bunyamin Yapid menegaskan bahwa kebijakan kenaikan pajak ini sama sekali tidak berdampak bagi seluruh pemberangkatan jamaah An nur travel.

‘’ Dengan tegas saya sampaikan bahwa jamaah an nur travel di seluruh Indonesia tak akan berdampak dengan hal ini, sistem kami sudah terbangun dengan baik di seluruh mitra kerja kami di arab Saudi, jadi jika kenaikan seperti ini, maka tak ada alasan buat kami untuk membebankan resiko bisnis kepada jamaah.

Seperti diketahui bahwa sejak adanya kebijakan kenaikan pajak ini mulai di berlakukan, muncul surat edaran pemberitahuan dari salah satu travel besar di Sulsel bahwa kenaikan pajak ini berimbas pada jadwal keberangkatan. Diketahui bahwa travel bersangkutan lewat kemenag Republik Indonesia dinyatakan belum bisa memastikan nasib 27 ribu jamaah Umrahnya yang sudah mendaftar dan melunasi biaya Umrahnya sejak 1 hingga 2 tahun silam.

Diakhir kesempatan Bunyamin Yapid kembali mengingatkan kepada calon jamaah bahwa, pilihlah travel yang tepat, jangan Nekat dalam memilih, kerna keputusan anda memilih biro umrah akan menentukan lancarnya niat suci jamaah dalam menunaikan ibadah umrah.

LEAVE A REPLY