Sempurnakan 5 Pasti Pemerintah, An Nur Travel Inginkan Penambahan 1 Poin Penting

MakassarOKE, Makassar – – Kementerian agama Republik Indonesia melalui Direktur Pembinaan Haji dan Umrah Muhajirin Yanis disetiap kesempatan mensosialisasikan kepada masyarakat dan calon jamaah Umrah perlu untuk memastikan 5 (lima) pasti sebelum memilih biro haji dan Umbroh, hal ini dilakukan agar tidak tertipu dengan janji dan harga murah yang ditawarkan penyelenggara umrah.

Lima hal atau lebih dikenal dengan 5 pasti itu adalah, pertama pastikan Travel Berizin klik. Kedua, pastikan penerbangan dan jadwal keberangkatan. Ketiga, pastikan program layanannya. Keempat, pastikan hotelnya. Kelima, pastikan visanya.

Melihat perkembangan dan implementasi Di lapangan sepertinya lima pasti yang terus di galakkan pemerintah tidak berjalan maksimal dengan masih banyaknya keluhan dari jamaah akan metode yang merugikan jamaah itu sendiri.

Menanggapi hal itu pelaku bisnis syariah mulai angkat bicara, salah satunya yang vokal dalam menyuarakan stop pembodohan kepala tamu Allah adalah Ceo An Nur travel Bunyamin Yapid, menurutnya 5 pasti dari pemerintah sudah cukup mewakili kebutuhan akan pelayanan dan kenyamanan dalam melaksanakan ibadah umrah, namun bagi alumni universitas Al azhar cairo ini, sistem pengelolaan yang di gunakan oleh penyelenggara umrah tidak semua mengedepankan kepentingan nilai syariahnya.

Disela sela melepas rombongan jamaah Umrah An nur travel gelombang pemberangkatan 20 januari 2018, Bunyamin Yapid berharap agar 5 pasti ini di tambah menjadi 6 pasti , poin ke enam yang mesti pemerintah canangkan adalah penyelenggara umrah di pastikan tidak menggunakan sistem fonzi atau MLM, hal ini sangat penting untuk menimalisir pembodohan jamaah di daerah serta memastikan tidak ada lagi jamaah calon umrah yang gagal di berangkatkan akibat sistem yang tidak syariah.

LEAVE A REPLY