Jubir NH-Aziz: Sikap NA Tak Mencerminkan Adat Bugis Makassar

MakassarOKE, Makassar – Sikap kurang terpuji dipertontonkan Calon Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah saat pengundian nomor urut paslon di Four Point By Sheraton, Jalan Andi Djemamm, Makassar, kemarin.

Adapun contoh buruk yang diperlihatkan mantan Bupati Bantaeng dua periode itu dengan perlakukannya terhadap dua kandidat yang merupakan rivalnya maju di Pilgub Sulsel.

Masing-masing terhadap pasangan yang dikenal tegas, komitmen dan merakyat Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar dan Tanribali Lamo wakil pasangan Agus Arifin Nu’mang.

Peristiwa kurang terpuji itu, diperlihatkan NA saat dirinya hendak mengambil nomor undian di atas panggung yang disediakan pihak KPU Sulsel.

Nurdin Abdullah, nampak secara sengaja tak menyalami dua rivalnya yakni IYL-Cakka dan TBL padahal saat berada diatas panggung pasangan Andi Sudirman Sulaiman itu menyalami pasangan Nurdin Abdullah-Aziz Qahhar Mudzakkar dan lima komisioner KPU Sulsel.

Sementara IYL-Cakka dan TBL enggan ia salami dan hanya melintas di belakangnya.

Padahal, IYL-Cakka dan TBL sempat memberikan isyarat bersalaman tetapi figur yang katanya dikenal terpelajar itu tetap tak menggubrianya.

Menanggapi sikap kurang terpuji yang diperlihatkan NA terhadap kandidat lainnya.

Juru bicara NH-Aziz, Muhammad Risman Pasigai menegaskan, sikap serta prilaku NA sama sekali tidak mencerminkan sebagai pemimpin.

Bahkan tindakannya itu dianggap diluar dari adat dan budaya Bugis Makassar.

“Katanya terpelajar dan terdidik, tapi kok kelakuannya seperti itu,” sindir Risman, Rabu (14/2/2018).

Sikap NA ini sontak membuat publik kaget dan tercengang bahkan tindakan yang dipertontonkan menjadi viral dimana-mana khususnya di media sosial melalui video yang berdurasi 37 detik.

Diketahui, dari empat paslon yang bertarung di Pilgub, masing-masing sudah mendapatkan nomor urut.

Untuk pasangan NH-Aziz ia mendapat nomor urut 1, nomor urut 2 Agus-TBL, nomor urut 3 diraih pasangan NA-ASS dan nomor urut 4 pasangan yang dikenal tegas, komitmen dan merakyat, yakni IYL-Cakka. (*)

LEAVE A REPLY