Memasuki Musim Pilkada, Wabup Supri: Jaga Negara dari Politik Uang

MakassarOKE — Wakil Bupati Soppeng, Supriansa, memesan kepada seluruh kandidat yang akan bertarung di Pilgub Sulsel dan Pilkada agar mulai saat ini berhenti berpikir strategi menang dengan menggunakan uang.

“Kasihan demokrasi kita yang telah terbangun sejak reformasi 98 lalu. Jika politik uang masih berlaku lagi,” ujar Supri.

Supri sapaan akrab Wabup Soppeng merupakan aktivis jalanan mahasiswa tahun 90an yang kerap kali terjun ke jalan memperjuangkan demokrasi yang tertutup pada zaman Orde Baru. Termasuk membela hak-hak rakyat kecil.

Supri satu-satunya aktivis era 90an yang terpilih sebagai pejabat negara, menaruh harapan besar pada Pilkada 2018. Ia lirih melihat kondisi pilkada jika kemenangan selalu diakhiri dengan politik uang. “Politik uang itu merusak sendi sendi demokrasi bangsa ini,” kata Supri melalui akun sosmednya.

Saat Pilkada Soppeng lalu, Supri mewanti-wanti pada timnya agar tidak menggunakan uang hanya untuk meraih kemenangan. Sebab menurutnya, masa depan demokrasi ada pada sebagai pelaku demokrasi pada saat berlangsung event politik mulai tingkat daerah hingga nasional.

“Mari kita jaga integritas bangsa ini supaya tetap menjadi negara yang bermartabat,” pesan Supri.

Wabup berlatar belakang aktivis HAM dan pengacara ini menilai, jika seluruh kandidat tidak menggunakan uang meraih kemenangan maka dirinya yakin rakyat akan solider dan membantu pemerintahanya jika terpilih sebab tidak ada beban dan utang. Ia lalu mencontohkan dengan apa yang ia alami bersama bupati Soppeng saat ini.

LEAVE A REPLY