Ini Kata Desainer Soal Nyinyiran Gambar Peta Indonesia Yang Terbelah Di Jaket Jokowi

MakassarOke – Gaya busana yang dikenakan Jokowi saat touring ke Sukabumi, Jawa Barat pada minggu (8/4/2018) memicu kontroversi. Pasalnya jaket denim yang dikenakan Presiden RI ke-7 bagian dadanya bergambar peta Indonesia menimbulkan komentar negatif netizen.

Beberapa pihak mempermasalahkan peta Indonesia yang terbelah saat kancing jaket yang dikenakan Jokowi dibuka. Mereka menyatakan makna desain tersebut menandakan bahwa Jokowi bangga memperlihatkan Indonesia terbelah karena petanya terlihat terpisah.

Menanggapi komentar nyinyiran tersebut, pembuat jaket denim Jokowi Never Too Lavish angkat bicara. Saat ditanya bagaimana tanggapan Never Too Lavish saat desain jaket untuk orang nomor satu di Indonesia itu mendapatkan komentar buruk, sang founder mengaku tak terlalu diambil hati.

Di kutip dari detik.wolipop.com Selasa¬†(10/4/2018). “Haha biarin aja. Ya kalau nggak dicopot (kancing) ya sumpek,” canda Haudy, founder Never Too Lavish.

Haudy mengungkapkan bahwa jaket denim yang di kustom dengan hasil karya lukis tangan oleh tim seniman Never Too Lavish untuk Presiden Jokowi mempunyai konsep Indonesia sebagai negara kepulauan yang memiliki keberagaman budaya. Menurut Haudy, tim seniman Never Too Lavish yang dipimpin oleh Bernhard Suryaningrat mencoba untuk membuat jaket yang dapat mewakili ragam budaya Indonesia.

“Pada bagian depan menggambarkan peta Indonesia yang menggunakan nuansa merah putih. Maknanya negara kita Indonesia memiliki lebih dari 17.000 pulau. Filosofi dari konsep ini adalah Bendera Merah Putih sebagai bendera Indonesia yang dapat menyatukan belasan ribu pulau dan keberagaman budaya yang ada di Indonesia,” imbuhnya.

Sementara itu pada bagian belakang jaket tersusun kata ‘Indonesia’ di atas warna dasar bendera merah putih dengan menyematkan keberagaman budaya di setiap hurufnya. Haudy juga mengungkapkan komposisi desain tersebut sudah lebih baik jika dibandingkan peta Indonesia yang diletakkan di bagian belakang jaket.

“Kalau peta Indonesia ditaruh di bagian belakang pasti aneh karena komposisi desain semua jaket jeans dimanapun dan siapapun yang desain pasti lebih berat di belakang dibanding depan,” jelas Haudy.

 

LEAVE A REPLY