Tebar Ujaran Kebencian, Jubir DIAmi Diadukan ke Polisi

MakassarOKE, Makassar – Juru Bicara atau Panglima Squadron Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Mochammad Ramdhan Pomanto-Indira Mulyasari (DIAmi), Maqbul Halim terpaksa harus berurusan dengan pihak Polrestabes Makassar.

Penyebanya, hate speech atau ujaran kebencian yang disebar MH di media sosial yang menyeret nama Wakil Presiden Jusuf Kalla, Wakapolri Komjen Pol Drs Syafruddin serta Founder Bosowa Group Aksa Mahmud dianggap sudah melewati batas kewajaran.

Kuasa Hukum Aksa Mahmud, Jhon Ardiansyah dan Muktar Juma mengambil tindakan melaporkan MH ke Polrestabes Makassar, Senin (16/4/2018).

Laporan tersebut diterima langsng oleh
Petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Makassar, Aiptu Ali Hairun.

Jhon menjelaskan pihaknya melaporkan Maqbul Halim lantaran sikap dan prilakunya dianggap tidak lagi bisa ditolerir karena sudah menebar fitnah yang tidak beralasan.

Dia menilai cibiran jubir Danny-Indira tersebut dianggap sangat berbahaya karena menebar ujaran kebencian terhadap tokoh-tokoh nasional asal Sulsel.

Dalam ciutannya di media sosial, Maqbul mengaitkan Pilkada Makassar dengan Wakil Presiden HM Jusuf Kalla, pengusaha nasional HM Aksa Mahmud dan Wakil Kapolri Komjen Syafruddin.

Maqbul juga menyingkat nama Appi Cicu menjadi Acu. Dia lalu menulis Acu ini didukung Wapres HM Jusuf Kalla dan Aksa Mahmud.

“Banyak sekali ciutan Maqbul yang mengarah ke ujaran kebencian. Anehnya, dia menyerang tokoh-tokoh asal Sulsel dan mengaitkannya dengan Pilkada Makassar,” kata Jhon. (*)

LEAVE A REPLY