Pebalap Belia Ini Meninggal Dunia Usai Kecelakaan di Sirkuit Catalunya

MakassarOKE – Pebalap belia berusia 14 tahun, Andreas Perez, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di FIM CEV Moto3 Junior World Championship di Sirkuit Catalunya, sat memainkan seri keempatnya di Sirkuit Catalunya, Minggu (10/6/2018). Perez, yang masih berusia 14 tahun tampil bersama tim Reale Avintia Academy dengan motor KTM.

Perez mengalami kecelakaan pada tikungan ke lima. Setelah menerima perawatan di lintasan, Perez dilarikan ke rumah sakit dengan helikopter. Tapi nyawanya tak tertolong dan dia meninggal dunia pada Senin (11/6/2018) pagi waktu setempat.

“Andreas belum bisa memenangi perlombaan ini. Kami kehilangan pebalap yang hebat, tetapi yang paling penting adalah dia orang hebat dan kami akan sangat kehilangan dia,” tulis pernyataan tim seperti dikutip dariĀ BBC.

Sebelumnya, situs MotoGP juga memuat pernyataan dukanya atas kepergian Perez.

“Ini dengan kesedihan luar biasa bahwa kami melaporkan kematian Andreas Perez Manresa,” kata MotoGP dalam sebuah pernyataannya di situs resmi.

Perez tampil impresif pada European Talent Cup 2007 dengan meraih dua kemenangan dan podium di beberapa balapan lainnya. Di akhir musim dia duduk di posisi keempat klasemen. Setelah itu, Perez promosi ke FIM CEV Repsol Moto3 2018 bersama Reale Avintia team.

Kematian Perez sekaligus mengingatkan kepada insiden Luis Salom yang terjadi di Sirkuit Catalunya pada 2016. Pebalap Moto2 itu meninggal dunia setelah kecelakaan dan menabrak pembatas lintasan di tikungan ke-13.

Meninggalnya Perez juga sekaligus menjadi peringatan penting jelang balapan MotoGP di Catalunya pada akhir pekan ini.

Selamat jalan, Andreas Perez!

Sumber: Sport Detik

LEAVE A REPLY