McGregor Siap Kembali ke Arena UFC Usai Dirinya Lolos dari Hukuman Penjara

MakassarOKE – Conor McGregor akhirnya terhindar dari hukuman penjara yang sempat mengancamnya usai melakukan tindak anarkis pada April 2018.

Pada saat itu, Conor McGregor membuat onar venue konferensi pers jelang UFC 223, tepatnya di Barclays Arena, New York, Amerika Serikat.

McGregor bersama sejumlah rekannya pun ditahan oleh pihak Kepolisian New York terkait tindakan vandalisme yang dilakukannya.

Sempat ditahan selama semalam, Conor McGregor akhirnya dilepas meski berkewajiban untuk menghadiri beberapa kali persidangan.

Dan pada persidangan terakhir yang digelar Kamis (26/7/2018) waktu AS, petarung asal Irlandia itu “hanya” diberi hukuman kerja sosial selama lima hari dan wajib mengikuti kelas anger management (pengendalian amarah).

Lolos dari hukuman penjara, Conor McGregor tampaknya ingin fokus kembali ke arena pertandingan UFC.

Apalagi pria 30 tahun itu terakhir kali bertarung di octagon pada acara UFC 205 saat mengalahkan Eddie Alvarez, 12 November 2016.

Namun, pada Selasa (31/7/2018) McGregor memberikan kisi-kisi waktu kapan dia akan kembali beraksi di UFC.

The Notorious menyebut dirinya berniat untuk menjalani comeback di Las Vegas.

“Mari kita lihat apa yang akan terjadi. Saya tertarik bertarung di (Madison Square) Garden lagi. Tetapi saya rasa kali ini saya akan bertarung di Las Vegas,” kata Conor McGregordikutip Juara.net dari MMA Fighting.

Dengan demikian, Conor McGregor meninggalkan dua kemungkinan tanggal comeback jika ingin kembali pada tahun 2018.

McGregor kemungkinan bakal comeback pada 6 Oktober 2018 (saat UFC 229) atau pada 29 Desember 2018 (saat UFC 232) di mana dua event tersebut bakal berlangsung di T-Mobile Arena, Las Vegas.

Mantan pemegang sabuk UFC Lightweight Championship ini tercatat sudah lima kali menjalani petarungan di Las Vegas.

Sementara itu, Conor McGregor menolak untuk membicarakan calon lawan yang akan dihadapinya pada laga comeback-nya itu.

Nama Khabib Nurmagomedov sempat disebut-sebut menjadi kandidat terkuat lawan Conor McGregor mengingat berada pada kelas yang sama ditambah dengan background perselisihan yang sengit.

LEAVE A REPLY