Robert Akui Keroposnya Lini Belakang PSM Saat Kecolongan Dua Gol oleh Barito Putera

MakassarOKE, Makassar – Laga uji coba antara Barito Putera melawan PSM Makassar, di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Sabtu (1/4/2017), berakhir imbang 2-2.

PSM Makassar mendominasi permainan di babak pertama, bahkan mencetak gol cepat lewat kaki Reinaldo di menit ke-2.

Namun, saat pertandingan memasuki babak kedua, Barito mulai berani keluar menyerang. Dan memanfaatkan serangan balik yang cepat.

Akhirnya, tim besutan Jacksen F Tiago itu sukses membalikan keadaan menjadi 2-1, lewat gol Nazrul Fahmi dan Thiago Cunha.

Meski pada akhirnya Reinaldo menyamakan kedudukan lewat titik putih. Wasit memberikan hadiah penalti kepada PSM Makassar setelah bola mengenai tangan salah seorang pemain belakang Barito Putera.

Pelatih PSM Makassar Robert Alberts mengakui pertahanan PSM Makassar kurang kordinasi. “Dari segi pertahanan kita sangat mudah ditembus,” katanya, usai pertandingan.

Robert menjelaskan, babak pertama kordinasi pemain belakang masih bagus. Namun saat babak kedua, karena keasyikan menyerang, jarak antara bek dan kiper terlalu jauh.

“Kiper harus belajar lebih banyak lagi dalam mengantisipasi bola. Banyak bola yang dia selamatkan, tapi dalam pembacaan bola harus ditingkatkan lagi,” kata Robert.

Babak kedua, PSM Makassar memang mendapat peluang lebih banyak, namun tidak ada yang bisa dikonversi jadi gol lewat skema permainan.

“Kita lebih banyak kesempatan di babak kedua. Tapi Barito memanfaatkan umpan terobosan cepat yang bagus,” kata Robert.

Hasil ini tentu saja menjadi bahan evaluasi Robert Alberts sebelum Liga 1 digulirkan, 15 April 2017. Khusunya pada pertahanan dan kiper.

LEAVE A REPLY