Presiden UFC Tak Ingin Kehilangan Khabib Nurmagomedov

Presiden UFC, Dana White.

MakassarOKE – Khabib Nurmagomedov sempat mengultimatum kepada Ultimate Fighting Championship. Ancaman itu keluar setelah UFC mempertimbangkan untuk memecat rekan setim Nurmagomedov, Zubaira Tukhugov.

Otoritas UFC mengancam akan memecat Tukhugov karena terbukti melakukan penyerangan terhadap Conor McGregor usai UFC 229.

Dalam laga yang berujung keributan tersebut, Tukhugov terlihat memukuli McGregor dari belakang. Presiden UFC, Dana White, memikirkan untuk mencoret Tukhugov.

Nurmagomedov berang. Sebab, menurutnya perlakuan White tidak adil.

The Eagles pun menyorot posisi McGregor yang aman di UFC, setelah melakukan pelemparan troli ke bus jelang UFC 223. Andai Tukhugov benar-benar dicoret, Nurmagomedov mengancam bakal hengkang dari UFC.

White angkat bicara soal ultimatum Nurmagomedov. Terlihat, dari kalimat yang dilontarkannya, UFC merasa panik dan takut kehilangan salah satu petarung terbaiknya itu.

“Anda (media) masih saja mempublikasikan masalah ini. Padahal, sudah sepekan berlalu. Banyak yang terjadi dalam bisnis ini,” kata White dilansir Bloody Elbow dari Viva.

“Khabib cuma sedikit kecewa, emosi. Dan, laga melawan McGregor menjadi yang paling menguras emosi Khabib,” lanjutnya.

Hubungan UFC dengan Nurmagomedov, diklaim White, sangat baik. Bahkan, White menyatakan Khabib merupakan petarung paling santun di UFC.

“Kami punya hubungan yang bagus dengannya. Orang yang baik,” terang pria berkepala plontos itu.

LEAVE A REPLY